Dua Puluh April
20 April 2018 Kepada pagi yang “mendung”. Kepada mentari yang enggan bersenandung. Kepadamu, anakku, yang memiliki angan berkunjung ke alam “kandung”. Selamat pagi, kidung-kidung yang bertengger di ranjang Agung.
Rangkaian kekata ini hanya berkisah sekilas hidup dan kehidupan seorang manusia yang memungut aksara-aksara Tuhannya, demi menciptakan seuntai karya 'bermakna' untuk sesama. Semoga bermanfaat!